Sabtu, 06 Februari 2016

ONE TREE FOR ONE BIRD FOR ONE PEOPLE FOR ECOSYSTEM

oleh: Ahmad Arif

Konservasi merupaka tindakan pelestarian dan perlindungan terhadap flora dan fauna yang ada di lingkungan dan di alam. Konservasi ini sangat bermanfaat terutama untuk memperbaiki ekosistem yang rusak. Kerusakan lingkungan sebagian besar karena perbuatan manusia, sedangkan kerusakan oleh alam sendiri sangat lah jarang terjadi, kerusakan lingkungan dan ekosisem yang disebabkan oleh manusia sifatnya cenderung permanen dan membutuhkan waktu lama untuk memperbaikinya. Kerusakan yang terjadi secara alamiah bersifat mudah diperbaiki oleh alam itu sendiri. Sebagai contoh kerusakan oleh manusia yakni pemanasan global itu sendiri yang sampai sekarang belum ada ujungnya dan entah kapan akan selesai. Sedangkan kerusakan yang terjadi secara alamiah seperti letusan gunung merapai, dalam jangka beberapa bulan atau tahun akan tampak tanaman yang membentuk ekosistem baru.
Burung merupakan fauna yang sangat sensitif terhadap perubahan- perubahan iklim, alam dan lingkungan. Perilaku dan tindakan yang tidak tepat seperti penakaran, penangkapan, dan perburuan yang dilakukan dialam liar menyebabkan berkurangnya atau punahnya spesies tertentu. Dulu di daerah pedesaan banyak burung- burung dengan mudah dijumpai namun sekarang sangat sulit dijumpai, seperti Burung Gagak, Burung Hantu, Burung Berparuh Bengkok, Kadalan Birah dan masih banyak lagi. Sekarang banyak pedesaan yang mulai berubah karena pemanfaatan lahan untuk pembangunan dan perkembangan tanpa dibarengi dengan penanaman pohon baru. Pohon merupakan komponen yang paling utama untuk menunjang kehidupan dari burung itu sendiri, seperti tempat mencari makan dan tempat tinggal. Semakin banyak pohon yang terdapat di suatu ekosistem maka semakin pula banyak fauna yang terdapat di dalamnya termasuk burung itu sendiri misalnya Pohon Beringin, Pohon Talok, Pohon murbei, Pohon Pisang dan Pohon Pepaya yang menghasilkan buah- buahan banyak dijumpai burung- burung pemakan buah. Burung di ekosistem itu sendiri perananya sangatlah penting, miasalnya burung berperan dalam penyerbukan bunga, penyebaran biji, predator, dan pengendalian suatu populasi.

Tidakan konservasi di alam sendiri dapat dilakukan dengan pemantauan secara intensif flora dan fauna yang ada di dalamya, tidakan manusia sendiri di alam bukan sebagai peran utama namun dapat membantu pelesatarian seperti mengambil dan merawat binatang yang sakit kemudian melepaskanya kembali ke alam. Tindakan konservasi dapat membantu menyeimbangkan kelengkapan komponen ekosistem itu sendiri. Tindakan konservasi di lingkungan sekitar kita dapat diawali dengan hal- hal kecil seperti penanaman pohon pada area yang terbuka dan di sekitar rumah. Lingkungan rumah yang hijau membuat nyaman ditempati oleh manusia itu sendiri dan hewan- hewan yang terdapat di dalamnya. Seperti pohon talok yang ditanam di sekitar rumah mampu menyerap karbon dioksida yang ada di atmosfer dengan kata lain mampu mengurangi pemanasan global. Pohon Talok sendiri menghasilkan buah yang tidak kenal engan musih, dan ada disetiap saat, burung seperti Cucak Kutilang, Merbah Crucuk, Cabai, dan perling kumbang sangat menyukai buah dari Pohon taloh tersebut. Pohon Beringin selain berfungsi sebagai pohon perindang di tepi jalan juga keberadaanya sangat penting bagi burung pemakan buah- buahan, seperti burung Punai Gading (pada foto diatas), Cucak Kutilang, Merbah Cerucuk, dan Takur ungkut- unglkut Dan masih banyak lagi pohon- pohon yang bermanfaat dalam lingkungan kita, senantiasalah menjaga alam dan lingkunagan kita, sesungguhnya “ one tree for one bird for one people”