Selasa, 07 Maret 2017

Ikut Meru Betiri Sercive Camp XVIII

Tidak kurang dari 135 peserta yang didominasi oleh mahasiswa pecinta alam datang dari berbagai penjuru kota untuk mengikuti MBSC (Meru Betiri Service Camp) XVIII yang diselenggarakan selama 5 hari terhitung mulai tanggal 3-7 Februari 2017 berlokasi di Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri.

KPB Bionic UNY mendelegasikan Wicak Aji Pangestu dan Arma Abdul Malik untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka berangkat bersama dengan delegasi KS Odonata, KS Herbiforus dan BSO Arwana dari Jurusan Pendidikan Biologi UNY.

Meru Betiri Service Camp merupakan salah satu bentuk pendidikan kader konservasi dalam memasyarakatkan kesadaran akan pentingnya nilai konservasi sumber daya alam di masyarakat. Kegiatan MBSC ke-18 ini sendiri merupakan salah satu program kerja dari Taman Nasional Meru Betiri.

Meru Betiri Service Camp XVIII mengusung tema “Satu Gerakan Berjuta Aksi Melalui Konservasi Untuk Negeri”, hal ini dimaksudkan bahwa MBSC XVIII bertujuan untuk mencetak kader konservasi yang peka terhadap lingkungan, karena hal ini merupakan kewajiban kita semua sebagai motivator, katalisator dan dinamisator dalam upaya pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Ketua Bionic 2017, Wicak Aji Pangestu menceritakan alasan dia mengikuti kegiatan ini adalah banyaknya materi yang diberikan pada kegiatan ini yang salah satunya adalah tentang pengamatan burung. Di dalam pamflet juga disebutkan bahwa perlengkapan yang perlu dibawa peserta antara lain tenda, binocular, kompas dan buku MacKinnon sehingga dia sangat tertarik.


Sebanyak 13 materi diberikan kepada peserta MBSC XVIII, yaitu: Kehutanan Umum, KSDAHE, Herbarium dan Analisis Vegetasi, Flora dan Fauna Indonesia, Flora dan Fauna Taman Nasional Meru Betiri, Hitung Karbon, Pengamatan Burung, Ekologi, Karnivor Besar dan Plestercast, Global Warming, Ekowisata dan Enterpretasi, Pengamatan Masyarakat, dan Advokasi Lingkungan. (Aghnan)

0 komentar:

Posting Komentar