Header Ads

KPB Bionic UNY
  • Breaking News

    Pendataan Burung Kampus UNY 2026: Menelusuri Keanekaragaman Burung di Lingkungan Universitas

    Pada tahun 2026 KPB Bionic UNY kembali melaksanakan kegiatan Pendataan Burung Kampus (PBK) Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 13–15 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mendokumentasikan keanekaragaman burung di lingkungan kampus sekaligus memantau keberadaan berbagai spesies yang memanfaatkan kawasan UNY sebagai habitatnya. Selama tiga hari berturut-turut, pengamatan dilakukan pada pagi dan sore hari, yaitu waktu ketika aktivitas burung sedang tinggi sehingga peluang menjumpai berbagai jenis burung menjadi lebih optimal.

    Pelaksanaan PBK tahun ini dibagi ke dalam lima rute pengamatan yang tersebar di berbagai kawasan kampus UNY. Setiap rute memiliki karakteristik lingkungan yang berbeda, mulai dari kawasan fakultas, taman, hingga ruang terbuka hijau yang ditumbuhi pepohonan. Variasi habitat tersebut memungkinkan peserta menjumpai beragam jenis burung dengan perilaku dan preferensi habitat yang berbeda-beda. Selain menjadi kegiatan pendataan, PBK juga menjadi kesempatan bagi anggota KPB Bionic UNY untuk mengasah kemampuan observasi, identifikasi spesies, serta dokumentasi burung secara langsung di lapangan.

    Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 31 spesies burung dari seluruh rute dengan total 2214 individu berhasil dicatat dan didokumentasikan. Beberapa jenis yang paling sering dijumpai yaitu Walet linci sebanyak 400 individu. Selain itu, berbagai spesies lainnya juga berhasil dicatat selama pengamatan, menunjukkan bahwa lingkungan kampus UNY masih mendukung keberadaan avifauna dengan tingkat keanekaragaman yang cukup tinggi.

    Salah satu momen yang paling menarik terjadi pada hari kedua pengamatan ketika tim menjumpai Burung Kapasan kemiri di kawasan Taman Rektorat UNY. Kehadiran spesies ini menjadi temuan yang cukup istimewa karena tidak selalu ditemukan dalam setiap kegiatan pendataan burung kampus. Penemuan tersebut menjadi pengingat bahwa ruang terbuka hijau di lingkungan universitas memiliki peran penting sebagai habitat sekaligus tempat singgah bagi berbagai jenis burung.

    Selain Kapasan kemiri, beberapa spesies lain yang turut berhasil dicatat antara lain Cipoh kacat, Cekakak sungai, Kapinis rumah, Cangak abu, Kuntul kecil, Kekp babi, Cabak kota, Cinenen pisang, Cinenen jawa, Merpati batu, Perkutut jawa, Tekukur biasa, Punai gading, Cabai jawa, Bondol jawa, Bondol haji, Bondol peking, Layang-layang loreng, Layang-layang batu, Bentet kelabu, Takur ungkut-ungkut, Burung-madu kelapa, Burung-madu sriganti, Burung-gereja erasia, Cucak kutilang, Merbah cerukcuk, Kipasan belang, Kerak kerbau, dan Kerak ungu. Seluruh data hasil pengamatan kemudian dihimpun sebagai bagian dari basis data KPB Bionic UNY yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan monitoring keanekaragaman burung di lingkungan Universitas Negeri Yogyakarta.

    Melalui Pendataan Burung Kampus, KPB Bionic UNY terus berupaya mendokumentasikan kekayaan avifauna yang hidup berdampingan dengan aktivitas akademik di lingkungan kampus. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data mengenai keanekaragaman burung, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anggota untuk meningkatkan kemampuan pengamatan di lapangan. Harapannya, kegiatan PBK dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi dalam pemantauan keanekaragaman hayati sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga ruang terbuka hijau sebagai habitat berbagai jenis burung.

    Tidak ada komentar