Kegiatan MERSI BIONIC kembali dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 di Dusun Sentul, Banjararum, Kulon Progo. Kegiatan pengamatan burung kali ini berlangsung dengan suasana yang menyenangkan sekaligus penuh semangat karena turut melibatkan adik-adik BW4K. Kehadiran mereka menambah antusiasme selama pengamatan berlangsung, mulai dari proses pengenalan jenis burung, penggunaan alat observasi, hingga pencatatan hasil temuan di lapangan. Lingkungan Dusun Sentul yang masih cukup asri dengan area persawahan, pepohonan, dan lahan terbuka menjadi habitat yang mendukung keberadaan berbagai jenis burung sehingga kegiatan birdwatching dapat berjalan dengan baik.
Pengamatan dilakukan sejak pagi hari ketika aktivitas burung sedang tinggi. Selama kegiatan berlangsung, berbagai jenis burung berhasil dijumpai dan diidentifikasi bersama. Burung Bondol jawa menjadi spesies yang paling banyak ditemukan dengan jumlah 18 individu, disusul Walet linci sebanyak 15 individu. Selain itu, tercatat pula Blekok sawah sebanyak 8 individu dan Kuntul kerbau sebanyak 7 individu yang banyak terlihat di area persawahan. Beberapa jenis lain seperti Cici padi dan Cekakak jawa masing-masing ditemukan sebanyak 6 individu, sedangkan Layang-layang batu dan Burung-madu kelapa tercatat masing-masing sebanyak 4 individu.
Tidak hanya jenis yang umum dijumpai, pengamatan kali ini juga menghadirkan beberapa spesies menarik dengan jumlah individu yang lebih sedikit, seperti Burung-madu sriganti, Perkutut jawa, Cinenen pisang, Wiwik rimba, Kedasi hitam, Bubut jawa, hingga Turnix sp. yang masing-masing ditemukan satu individu. Salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika terlihat Elang-ular bido melintas di area pengamatan. Kehadiran burung pemangsa tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi seluruh peserta, terutama adik-adik BW4K yang tampak antusias saat melakukan identifikasi bersama.
Melalui kegiatan MERSI ini, suasana belajar di lapangan terasa lebih hidup dan menyenangkan. Selain menambah pengalaman mengenai pengamatan dan identifikasi burung, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota BIONIC dan adik-adik BW4K. Pengamatan bersama di alam terbuka memberikan banyak pengalaman baru sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keberadaan burung dan habitatnya. Kegiatan ini pun menjadi salah satu bentuk konsistensi BIONIC dalam menjalankan pengamatan rutin serta mengenalkan dunia birdwatching kepada generasi yang lebih muda.
Tidak ada komentar