Header Ads

KPB Bionic UNY
  • Breaking News

    Akhir pekan yang lalu menjadi salah satu momen yang penuh cerita dan berkesan bagi keluarga besar BIONIC. Bertempat di Villa Gubug Surya Indah, Kaliurang, rangkaian kegiatan upgrading dan MERSI dilakukan dengan suasana yang hangat, seru, dan penuh kebersamaan. Sejak awal kegiatan, antusias seluruh anggota sudah begitu terasa melalui berbagai permainan yang sukses mencairkan suasana saat itu. Mulai dari mencari suara anggota kelompoknya, melakukan pose bersama, bermain permainan dari korea cham cham cham , mengeja kata nama burung, hingga membuat yel-yel dari setiap nama kelompok, setiap sesi games ini dipenuhi tawa dan semangat yang membuat hubungan antaranggota semakin dekat.

    Memasuki malam hari, suasana kegiatan berubah menjadi lebih hangat dan penuh makna. Setelah berbagai permainan yang seru di sore hari, seluruh anggota menikmati sesi keakraban yang menjadi ruang untuk saling mengenal lebih dekat antara satu pengurus dengan yang lain, berbagi cerita, dan merefleksikan perjalanan bersama dalam BIONIC yang sudah terlewatkan. Momen kebersamaan semakin terasa saat acara bakar-bakar dimulai, ditemani obrolan santai, canda tawa, serta suasana kekeluargaan yang begitu akrab. Kegiatan malam pun kemudian dilanjutkan dengan sesi bakar bakar, karaoke, dan istirahat yang menjadikan malam tersebut sebagai salah satu bagian yang paling berkesan dari seluruh rangkaian acara.

    Keesokan paginya setelah semua beristirahat untuk menghilangkan penat, udara sejuk Kaliurang dan cuaca cerah menyambut agenda selanjutnya, yaitu MERSI sebagai program rutin bulanan BIONIC. Pengamatan burung dilakukan di sekitar Villa Gubug Surya Indah pada Minggu, 12 April 2026, pukul 07.45–09.50 WIB. Suasana pagi yang tenang dan lingkungan yang masih asri ini sangat mendukung proses birdwatching, sehingga berbagai jenis burung berhasil teridentifikasi dengan baik.

    Dari hasil pengamatan yang dilakukan, didapatkan burung Cucak kutilang yang menjadi jenis yang paling banyak ditemukan dengan jumlah 23 individu, diikuti oleh Walet linchi sebanyak 13 individu dan Merbah cerukcuk sebanyak 9 individu. Selain itu, beberapa jenis lain seperti Perkutut jawa, Bondol jawa, Serindit jawa, Bentet kelabu, hingga Cekakak jawa juga turut tercatat selama pengamatan berlangsung dan yang paling ditunggu adala burung sikep madu asia yang sekilas mirip dengan elang.

    Melalui rangkaian kegiatan ini, terasa bahwa BIONIC bukan hanya menjadi wadah untuk belajar dan melakukan program kerja saja, tetapi juga menjadi tempat tumbuh bersama dalam suasana kekeluargaan. Upgrading menghadirkan momen kebersamaan yang mempererat hubungan antaranggota, sementara MERSI menjadi wujud nyata semangat BIONIC dalam menjaga konsistensi pengamatan burung. Seluruh rangkaian kegiatan ini meninggalkan kesan yang hangat, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi setiap anggota yang terlibat.




    Tidak ada komentar