Minggu, 09 April 2017

Birdwatching for Kids di Sedayu Bantul

Banyak cara dan teori tentang konservasi, namun tindakan jauh lebih dibutuhkan daripada hanya sekedar mendefinisikan teori tentang konservasi. Kelompok Pengamat Burung Bionic Universitas Negeri Yogyakarta (KPB Bionic UNY) memiliki program yang disebut dengan Birdwatching for Kids, dimana kegiatan ini biasanya dilakukan di tempat KKN sebagai program kerja individu.

Tujuan dari Birdwatching for Kids adalah supaya anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat belajar peduli lingkungan, mencintai alam dan rekreasi. Manfaat dari kegiatan ini antara lain sebagai upaya pelestarian alam terutama burung, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan cara lain belajar di lam yang mengasyikkan.

Pada KKN semester genap ini, setidaknya ada 3 mahasiswa yang melaksanakan Birdwatching for Kids di lokasi KKN mereka. Mereka adalah Desi Dwi Ariyanti, Fitria Permatasari dan Ika Nur Rahma yang berlokasi di Sedayu, Bantul.

Kegiatan yang pertama pada hari Minggu (2/4), berada di dua lokasi sekaligus yaitu di Gunung Polo dan Dusun Kepuhan Argomulyo Sedayu Bantul. Peserta yang mengikuti kegiatan ini total sebanyak 26 anak dengan pemandu dari KPB Bionic UNY sebanyak 7 orang. Di akhir kegiatan, anak-anak diminta menceritakan burung-burung yang berhasil mereka amati. Beberapa jenis burung yang dijumpai antara lain Bondol jawa / Javan Munia, Kuntul kerbau / Cattle Egret, Elang-ular bido / Crested Serpent Eagle, Cekakak jawa / Javan Kingfisher, Burung-madu sriganti / Olive-backed Sunbird.

Kegiatan yang kedua dilaksanakan pada hari Sabtu (8/4) di Surobayan Argomulyo Sedayu Bantul dengan peserta sebanyak 64 anak dan pemandu sebanyak 7 orang dari KPB Bionic UNY. Kegiatan Birdwatching for Kids kali ini dikombinasikan dengan games yang salah satunya adalah menyusun puzzle bergambar burung.

Salah satu pemandu, Aghnan Pramudihasan mengatakan bahwa KPB Bionic UNY akan menyiapkan materi berupa booklet pengamatan burung dan pemandu untuk membantu mengkondisikan anak-anak yang mengikuti kegiatan Birwatching for Kids. Kendala yang dialami dalam kegiatan ini adalah jumlah teropong binokuler yang dimiliki KPB Bionic UNY masih terbatas sehingga harus meminjam dari kampus lain.

“Anak-anak terlihat antusias saat mendengarkan penjelasan mengenai cara menggunakan teropong binokuler dan cara mengamati burung. Mereka juga terlihat antusias ketika memprektekkan langsung menggunakan teropong binokuler meskipun terkadang bingung sendiri karena belum terbiasa,” tambahnya.

Booklet yang dibuat KPB Bionic UNY berisi penjelasan tentang birdwatching, cara mengamati burung, tabel pengamatan yang disediakan tempat untuk menggambar burung dan halaman mewarnai gambar burung. Di halaman akhir, terdapat semacam soal dimana anak-anak diminta untuk mencocokkan bentuk paruh burung dengan makanannya dan berbagai macam bentuk kaki burung dengan jenis burungnya. (Aghnan)

Selasa, 07 Maret 2017

Launching Buku Burung Kampus UNY Karangmalang

Kelompok Pengamat Burung Bionic Universitas Negeri Yogyakarta (KPB Bionic UNY) berhasil melangsungkan acara Launching Buku Burung Kampus UNY Karangmalang pada hari Sabtu (4/3) yang bertempat di Gedung Laboratorium Astronomi FMIPA UNY. Acara ini sudah menjadi cita-cita Bionicers, yaitu Bionic dapat membuat satu karya yang dapat bermanfaat. Bentuk nyatanya yaitu terbentuknya buku Burung Kampung UNY Karangmalang yang berisi jenis-jenis burung yang ada di kampus UNY Karangmalang.

Acara launching buku ini dihadiri oleh pembina KPB Bionic UNY yaitu bapak Sukiya, M.Si. dan Wakil Dekan III FMIPA UNY, Ir. Suhandoyo, M.S yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini. Peresmian acara launching buku dengan cara penandatanganan buku Burung Kampus FMIPA UNY oleh kedua penulis buku tersebut yaitu Zulqarnain Assiddiqi, S.Pd, Zulfikar Abdullah, S.Pd, bapak Sukiya, M.Si dan bapak Suhandoyo, M.S.

Setelah sesi pengenalan kedua penyusun, peserta dipersilahkan menikmati coffe break dan hiburan dari panitia. Acara berikutnya sesi bedah buku yang dimoderatori oleh Raden Arif Alfauzi dan Aghnan Pramudihasan. Sebelum dimulai, Bapak Sukiya, M.Si. dan Bapak Dr. Hartono, M.Si. selaku Dekan FMIPA UNY memberikan sedikit pengantar dan apresiasi.

Pembina Bionic, Bapak Sukiya, M.Si. menyampaikan bahwa buku ini sudah bagus tetapi masih bisa dikembangkan lagi melihat list jenis burung yang didata di kampus setiap tahunnya. Data jenis burung bisa ditambah dengan jenis pohon yang digunakan apakah hanya sebagai tempat hinggap, tempat makan atau tempat bersarang. Sehingga arahnya bisa ke koonservasi atau menjaga keberadaan mereka di kampus ini.

Menurut Zulqarnain Assiddiqi, S.Pd atau yang lebih sering disapa dengan nama Zuqi, alasan awal pembuatan buku Burung Kampus UNY Karangmalang adalah setiap tahun KPB Bionic melakukan pendataan burung kampus UNY dan diperoleh data, namun data yang diperoleh hanya menjadi data yang tidak ada artinya karena beluma ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut. Oleh karena itu, terpikirlah oleh mereka untuk mebuat data burung yang sudah terkumpul menjadi buku.

Ahmad Zulfikar Abdullah, S.Si. menambahkan, "Kami hanya menyusun saja, bukan menulis karena barangnya sudah ada tinggal disusun. Awalnya belum terbesit mau dikeluarkan dalam bentuk buku, tetapi hanya sebatas softfile saja."


Sekitar 50 orang peserta yang hadir pada acara launching buku antara lain dari BIOLASKA UIN, KPALH CARABINER FT UNY, KP3 Burung UGM, Kepak Sayap UNS, Binobio UAD, KSB UAD dan beberapa perwakilan Ormawa yang ada di FMIPA UNY. Perwakilan setiap organisasi yang hadir mendapat satu buku untuk menanmbah pengetahuan mereka dan sebagai salah satu bentuk publikasi. (Nurul/Aghnan)

Forum Diskusi #1 Paguyuban Pengamat Burung Jogja

Kelompok Pengamat Burung Bionic Universitas Negeri Yogyakarta (KPB Bionic UNY) termasuk anggota dari Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ) bersama Biolaska UIN Sunan Kalijaga, Silvagama UGM, KP3Burung UGM, KSSL UAJY, Binobio UAD, BSC UAD dan kelompok lainnya. Pada hari Kamis (2/3) kemarin, PPBJ mengadakan Forum Diskusi #1 dimana Silvagama UGM sebagai tuan rumah memilih Ruang V Lantai 2 Gedung A Fakultas Kehutanan UGM sebagai tempat diskusi.

Agenda Forum Diskusi #1 ini berisi tentang sharing hasil seminar Konferensi Peneliti dan Pemerhati Burung Indonesia 3 Bali dan sharing Asian Waterbird Census. Kegiatan yang dimulai pukul 19:00 WIB ini diawali dengan perkenalan singkat dari peserta dilanjutkan sharing hasil seminar KPPBI 3 Bali yang diwakili oleh Rahmadiyono Widodo dari KPB Bionic UNY dan Robert Fernando dari KSSL UAJY.

Koordinator PPBJ, Rahmadiyono Widodo menjelaskan bahwa topik utama yang diangkat dalam KPPBI 3 Bali ini tidak jauh berbeda dengan KPPBI 2 Jogja. Topik utama yang diangkat adalah 1) Burung di habitat alaminya, 2) Burung di habitat yang dimodifikasi, 3) Topik khusus tentang konservasi Curik Bali dan 4) Scientific Journalism. Sedangkan untuk workshop, topik yang disediakan adalah 1) Fotografi untuk studi burung, 2) Percincinan burung, 3) Konservasi burung pemangsa dan 4) Peran medik konservasi untuk pelestarian burung.

Acara berikutnya sharing Asian Waterbird Census yang dilakukan Silvagama UGM, KPB Bionic UNY dan PPBJ. Perwakilan dari Silvagama UGM menceritakan pengambilan data Asian Waterbird Census yang mereka lakukan di Laguna Segara Anakan pada tanggal 3-4 Januari 2017. Mereka menggunakan perahu untuk mendata jenis-jenis burung air di sana.

KPB Bionic UNY diwakili Aghnan Pramudihasan mempresentasikan kegiatan AWC yang dilakukan di dua tempat yaitu Waduk Mulur Sukoharjo dan Pagak Purworejo. AWC Waduk Mulur dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2017 dengan jumlah 27 jenis burung yang teramati, sedangkan AWC Pagak Purworejo pada tanggal 23 Januari 2017 dengan jumlah 38 jenis burung yang teramati.


Kegiatan Asian Waterbird Census yang dilakukan PPBJ dipresentasikan oleh Rahmadiyono Widodo dan Zulaima Rakhmatiar dari KP3Burung Fakultas Kehutanan UGM. Kegiatan yang disampaikan meliputi AWC di Arboretum UGM dan AWC di Delta Sungai Progo. Di akhir acara disampaikan agenda PPBJ terdekat adalah Jogja Bird Walk dengan penanggung jawab dari KSSL UAJY. (Desi/Aghnan)

Ikut Meru Betiri Sercive Camp XVIII

Tidak kurang dari 135 peserta yang didominasi oleh mahasiswa pecinta alam datang dari berbagai penjuru kota untuk mengikuti MBSC (Meru Betiri Service Camp) XVIII yang diselenggarakan selama 5 hari terhitung mulai tanggal 3-7 Februari 2017 berlokasi di Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri.

KPB Bionic UNY mendelegasikan Wicak Aji Pangestu dan Arma Abdul Malik untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka berangkat bersama dengan delegasi KS Odonata, KS Herbiforus dan BSO Arwana dari Jurusan Pendidikan Biologi UNY.

Meru Betiri Service Camp merupakan salah satu bentuk pendidikan kader konservasi dalam memasyarakatkan kesadaran akan pentingnya nilai konservasi sumber daya alam di masyarakat. Kegiatan MBSC ke-18 ini sendiri merupakan salah satu program kerja dari Taman Nasional Meru Betiri.

Meru Betiri Service Camp XVIII mengusung tema “Satu Gerakan Berjuta Aksi Melalui Konservasi Untuk Negeri”, hal ini dimaksudkan bahwa MBSC XVIII bertujuan untuk mencetak kader konservasi yang peka terhadap lingkungan, karena hal ini merupakan kewajiban kita semua sebagai motivator, katalisator dan dinamisator dalam upaya pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Ketua Bionic 2017, Wicak Aji Pangestu menceritakan alasan dia mengikuti kegiatan ini adalah banyaknya materi yang diberikan pada kegiatan ini yang salah satunya adalah tentang pengamatan burung. Di dalam pamflet juga disebutkan bahwa perlengkapan yang perlu dibawa peserta antara lain tenda, binocular, kompas dan buku MacKinnon sehingga dia sangat tertarik.


Sebanyak 13 materi diberikan kepada peserta MBSC XVIII, yaitu: Kehutanan Umum, KSDAHE, Herbarium dan Analisis Vegetasi, Flora dan Fauna Indonesia, Flora dan Fauna Taman Nasional Meru Betiri, Hitung Karbon, Pengamatan Burung, Ekologi, Karnivor Besar dan Plestercast, Global Warming, Ekowisata dan Enterpretasi, Pengamatan Masyarakat, dan Advokasi Lingkungan. (Aghnan)

Rabu, 08 Februari 2017

KPPBI III di Bali

Konferensi Peneliti dan Pemerhati Burung di Indonesia (KPPBI) ke-3 telah usai, kegiatan tahunan yang selalu ditunggu-tunggu oleh para peneliti dan pemerhati burung untuk saling bertukar informasi tentang burung-burung di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Ilmu Biologi FMIPA Universitas Udhayana ini berlangsung mulai tanggal 2-5 Februari 2017.

Sebanyak 134 list abstrak penelitian tentang burung di Indonesia diterima dengan rincian 84 list untuk presentasi oral dan 50 list untuk presentasi poster. Sebanyak 250 peneliti dan pemerhati burung di Indonesia hadir dalam konferensi ini, selain peserta dari Indonesia kegiatan ini juga dihadiri oleh peserta dari Belanda, Jerman, Australia dan Amerika Serikat.

Beberapa Bionicers, sebutan bagi anggota KPB Bionic UNY mengirimkan hasil penelitian mereka dan berhasil lolos untuk dipresentasikan dalam KPPBI III. Beberapa hasil penelitian dari Bionicers yang lolos antara lain: 1) Keanekaragaman Burung di Jalur Pendakian Selatan Hutan Adat Wonosari Gunung Kidul DIY oleh Rahmadiyono Widodo, Ratih Dewanti, Lanna Murpi P dan Triajeng Nur Amalia; 2) Studi Burung-burung yang diperdagangkan di Pasar Tradisional Gawok Sukoharjo Jawa Tengah oleh Rahamadiyono Widodo dan Ahmad Arif; dan 3) Pelatihan Pengamatan Burung di Kampus FMIPA UNY untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa SMA oleh Rio Christy Handziko, Aghnan Pramudihasan, Andri Nugroho dan Bowo Prakoso.
Ketua Panitia KPPBI III Bali, Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni menjelaskan bahwa egiatan di koferensi ini dibagi menjadi dua yaitu simposium dan workshop. Topik utama dalam simposium antara lain: 1) Burung di habitat alaminya, 2) Burung di habitat yang dimodifikasi, 3) Topik khusus tentang konservasi Curik Bali dan 4) Scientific Journalism. Sedangkan untuk workshop, topik yang disediakan adalah 1) Fotografi untuk studi burung, 2) Percincinan burung, 3) Konservasi burung pemangsa dan 4) Peran medik konservasi untuk pelestarian burung. (Aghnan)

Senin, 30 Januari 2017

Bionic Melaksanakan Jogja Bird Walk di Jurang Jero

Kelompok Pengamat Burung Bionic Universitas Negeri Yogyakarta berkoordinasi dengan dengan anggota Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ) melaksanakan kegiatan Jogja Bird Walk di Jurang Jero, Minggu (29/1). Jogja Bird Walk merupakan agenda pengamatan burung setiap bulan yang dikoordinasi langsung oleh PPBJ untuk mendata keanekaragaman jenis burung di suatu lokasi tertentu.


Jurang Jero terletak di Desa Ngagosuko Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang dan termasuk bagian dari Taman Nasional Gunung Merapi. Lokasi ini dipilih karena potensi satwa khususnya burung cukup tinggi meskipun tutupan vegetasinya cukup jarang dan didominasi oleh pohon Pinus merkusii serta Imperata cylindrica di bawah tegakannya.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Paguyuban Pengamat Burung Jogja yang terdiri dari berbagai kelompok pengamat seperti KPB Bionic dari FMIPA UNY sebanyak 16 orang; KP3Burung dari Fakultas Kehutanan UGM sebanyak 3 orang; KSSL dari Fakultas Kedokteran Hewan sebanyak 1 orang; dan KSB Atma Jaya sebanyak 2 orang.

Peserta berangkat dari FMIPA UNY pukul 06:45 WIB. Tiba di lokasi, peserta dibagi menjadi 3 kelompok dan melakukan pengamatan burung sesuai jalur pengamatan yang disepakati. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi hasil pengamatan dari masing-masing kelompok.


Dari hasil diskusi, tercatat terdapat 34 jenis burung di Jurang Jero. Beberapa jenis burung yang mendominasi di kawasan ini antara lain Cucak kutilang, Bondol peking, Perling kumbang dan Cica koreng jawa. (Aghnan)

Sabtu, 28 Januari 2017

AWC Kedua KPB Bionic UNY di Pagak Purworejo

Melanjutkan kegiatan Asian Waterbird Census yang sudah dilakukan di beberapa lokasi, KPB Bionic UNY pada hari Senin (23/1) kembali melakukan kegiatan pendataan burung air di Pagak, Purworejo. Beberapa lokasi yang sudah dilakukan pendataan burung air pada bulan Januari 2017 antara lain Arboretum UGM; Waduk Mulur, Sukoharjo; dan Delta Sungai Progo.

Ketua Bionic 2017, Wicak aji Pangestu menerangkan bahwa pemilihan lokasi Pagak, Purworejo karena melihat list jenis burung tiga tahun yang lalu di lokasi ini dimana masih terdapat jenis-jenis burung air yang melimpah. Tempat pengamatan berada di sekitar aliran sungai yang masih terdapat tanaman rawa.

Peserta pada kegiatan ini antara lain Aghnan Pramudihasan, Arma Abdul Malik, Wicak Aji Pangestu, Fadholi Yudha Alif Furqon, Isdini Ganishwardhani, Dwi Pawestri, Rika Pratiwi, Elsa Aviventi, Kidung Tyas Sumekar, Kiryono (KPB Bionic UNY) dan Asman Adi Purwanto (Raptor Indonesia).

Pengamatan dimulai pukul 08:00-11:00 WIB di sekitar jembatan. Burung Kareo padi, Mandar batu dan Raja-udang biru dapat diamati dengan mudah menggunakan teropong monokuler. Bergeser ke sisi yang lain, teramati burung Bondol oto-hitam sedang mondar-mandir membawa material sarang. Memasuki daerah dekat tambak dan persawahan, burung Bondol oto-hitam dengan jumlah yang cukup banyak berada dalam satu flok.

Hasil pengamatan di Pagak, Purworejo ini tercatat terdapat 38 jenis burung dimana 14 diantaranya adalah burung air. Catatan menarik lainnya adalah Bondol oto-hitam dan Layang-layang batu yang membuat sarang. (Aghnan)

Minggu, 22 Januari 2017

Asian Waterbird Census di Delta Sungai Progo, Yogyakarta

Setelah kegiatan Asian Waterbird Census di Arboretum UGM dan Waduk Mulur Sukoharjo, Sabtu (21/1) kemarin Bionic bersama Paguyuban Pengamat Burung Jogja melakukan kegiatan pendataan burung air di Delta Sungai Progo. Kegiatan ini adalah program AWC kedua dari PPBJ.

Wicak Aji Pangestu selaku ketua Bionic 2017 menerangkan bahwa kegiatan Asian Waterbird Census bersama PPBJ yang kedua ini dilaksanakan di Delta Sungai Progo pada sore hari pukul 15:30 – 17:30 WIB. Peserta pada kegiatan ini antara lain Aghnan Pramudihasan, Rika Pratiwi dan Arma Malik dari KPB Bionic UNY, Afrizal Maula Alfarisi dan Zulaima Rakhmatiar dari KP3Burung FKT UGM; dan Dea Aprilan Berkam dari Kelompok Studi Satwa Liar FKH UGM.

Jalur menuju lokasi pengamatan kurang baik karena masih berupa tanah dan bekas dilewati truk penambang pasir. Di beberapa titik terdapat cekungan yang terisi genangan air sehingga perlu hati-hati dalam mengendarai sepeda motor, tambahnya.

Tiba di lokasi, pengamat sempat terkejut karena daratan di sekitar delta sungai semakin sedikit. Daratan yang dulu masih berupa pasir hitam kini berubah menjadi bebeatuan kecil di tengah aliran sungai. Empat gubuk kecil didirikan di sekitar delta sungai yang mungkin dihuni oleh penambang pasir.

Burung air dan burung pantai yang dijumpai di lokasi hanya tercatat beberapa saja. Satu flok gerombolan Dara-laut jambul, Cerek jawa dan Trinil pantai masih teramati di beberapa tepi sungai. Sesekali terlihat Cangak abu dan Blekok sawah terbang di sekitar delta sungai. Burung lain yang teramati adalah Layang-layang asia, Walet linci, Cici padi dan Raja-udang biru.

Data hasil kegiatan Asian Waterbird Census kedua ini akan direkap dan dikirimkan ke Wetland Indonesia. Data ini akan dianalisis dan digunakan untuk menentukan spesies-spesies burung, khususnya burung air yang perlu dilindungi karena populasinya yang menurun atau terancam.


Kegiatan Asian Waterbird Census selanjutnya adalah di Pagak, Purworejo pada hari Senin (23/1) besok. Semoga burung-burung air di lokasi ini masih mudah dijumpai seperti tiga tahun yang lalu. (Aghnan)

Selasa, 17 Januari 2017

Bionic Berpartisipasi dalam Asian Watebird Census

Setiap bulan Januari, ribuan sukarelawan pengamat burung di Asia dan Asia mengunjungi wetland atau lahan basah di sekitar kota dan melakukan pendataan burung air. Kegiatan ini selanjutnya disebut Asian Waterbird Census (AWC), yang mana menjadi bagian dari program monitoring burung air dari International Waterbird Census (IWC), dikoordinatori oleh Wetlands International.

Di tahun 2016, Bionicers melakukan kegiatan pendataan burung air di Rawa Jombor, Klaten. Tahun ini, KPB Bionic UNY turut serta dalam event Asian Waterbird Census (AWC) berkoordinasi dengan Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ). PPBJ mengagendakan kegiatan pendataan burung air di Arboretum UGM pada tanggal 10 dan 11 Januari 2017.

Kegiatan AWC PPBJ di Arboretum UGM dilakukan pada pagi dan sore hari, dimana pada pagi hari dimulai pada pukul 05:00-07:30 WIB sedangkan pada sore hari dimulai pada pukul 16:00-18:30 WIB. Kelompok pengamat burung yang tergabung dalam PPBJ dan iut berpartisipasi pada kegiatan ini antara lain Biolaska UIN SUKA, KP3Burung UGM, Silvagama, KSB UAD, Binobio UAD dan KSB Atma Jaya. Masing-masing perwakilan dari tiap lembaga diminta mengisi 4 titik pengamatan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Selain kegiatan AWC bersama PPBJ, Bionic juga sudah mengagendakan kegiatan pendataan burung air di Waduk Mulur, Surakarta. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2017 kemarin. Peserta kegiatan ini tidak hanya dari anggota Bionic saja melainkan dari instansi luar. Mereka adalah Raditya Anjar, Danu dan Agus dari Binobio UAD serta Wisnu Aji dari Kepak Sayap UNS.

Dari kegiatan ini, tercatat sebanyak 11 jenis burung air dari total 27 jenis burung yang berada di Waduk Mulur, Surakarta. Jenis burung air yang dijumpai antara lain Cangak merah, Titihan australia, Mandar batu dan Bambangan kuning. List jenis burung ini selanjutnya akan direkap oleh Bidang Opersional Bionic, selanjutnya data akan dikirim ke koordinator Atlas Burung Indonesia simpul Jogja.


Kegiatan Asian Waterbird Census selanjutnya adalah pada tanggal 21 Januari 2017 di Pantai Trisik, Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan serangkaian acara AWC dari Paguyuban Pengamat Burung Jogja. (Aghnan)

Minggu, 15 Januari 2017

SUSUNAN PANITIA LAUNCHING BUKU “BURUNG KAMPUS UNY”

Bissmillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Susunan Panitia Launching Buku "Burung Kampus UNY Karangmalang"

Ketua Panitia              : Fadholi Yuda Alif Furqon
Sekertaris                    : Fianti Putri Ningrum
Bendahara                   : Rika Pratiwi

Koord Acara               : Arma Abdul Malik
Staff                            : Dwi Kurniasari
  Rahmadiyono Widodo
                                      Ika Nur Rahma
                                      Alfiana Cahyaningrum
                                      Puti Alifia Artalani
                                      Kidung Tyas Sumekar

Koord Humas             : Anisa Maulidiya
Staff                            : Andriyani Dinar
                                      Sekar Limonggi
                                      Findya Eprita Rimanada

Koord Konsumsi         : Husnadian Niken Nurmalitasari
Staff                            : Ulfia Nurul Hikmah
                                      Olivia Kurnia Hatami
                                      Eppy Subhekti

Koord Perkap              : M. Luqmanul Hakim
Staff                            : Aghan Pramudihasan
                                      Ahmad Arif
                                      Damar Milani
                                      Alfian Surya Fathoni
                                   
Koord PDD                : Agung Nur Nugroho
Staff                            : Varadilla Nur ‘Aini Putri
                                      Ratih Dewanti
                                      Hakiki Nurul
                                      Ishadianto Salim
                                      Dwi Pawestri
                                     
Koord Keamanan        : Isdini Ganishwardhani
Staff                              Andri Nugroho
                                      Anisa Setya Hidayah
                                      Havid Apriliano

Koord KSK                : Maryatul Qibtiyah
Staff                              Desi Dwi Ariyanti
                                      Suci Hidayati

                                      Retno Novitasari

Selamat menjalankan amanah

Kepedulian di hari ini, kelestarian dimasa depan

SUSUNAN KEPENGURUSAN UKMF KPB BIONIC UNY 2017

Bissmillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Susunan Kepengurusan UKMF KPB Bionic UNY 2017
NO
AMANAH
NAMA
PENGURUS INTI
1
Ketua
Wicak Aji Pangestu
2
Wakil Ketua
Fadholi Yudha Alif Furqon
3
Sekretaris
Fianti Putri Ningrum
4
Bendahara
Rika Pratiwi
BIDANG OPERASIONAL
5
Koordinator
Ika Nur Rahma
6
Staf
Dwi Kurniasari
7
Staf
Ahmad Arif
8
Staf
Aghnan Pramudihasan
BIDANG PEMBERDAYAAN ANGGOTA
9
Koordinator
Desi Dwi Ariyanti
10
Staf
Husnadia Niken
11
Staf
Isdini Ganishwardhani
12
Staf
Rahmadiyono Widodo
BIDANG MEDIA DAN INFORMASI
13
Koordinator
Nurul Hakiki
14
Staf
Varadilla Nur' Aini Putri
15
Staf
Maryatul Qibtiyah
16
Staf
Ratih Dewanti
BIDANG KERUMAHTANGGAAN
17
Koordinator
Ulfia Nurul Hikmah
18
Staf
Suci Hidayati
19
Staf
M. Luqmanul Hakim
20
Staf
Olivia Kurnia Hatami
BIDANG HUMAS
21
Koordinator
Andriyani Dinar
22
Staf
Anisa Maulidiya
23
Staf
Andri Nugroho
Selamat menjalankan amanah
Kepedulian dihari ini, kelestarian dimasa depan